Uji Coba Penutupan U-Turn Jalan Kartini Depok Dimulai
Uji Coba Penutupan U-Turn Jalan Kartini Depok Dimulai
Memasuki minggu kedua Agustus 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok resmi memberlakukan uji coba penutupan putaran balik (u-turn) di sepanjang Jalan Kartini, Pancoran Mas.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memurai simpul kemacetan kronis yang kerap mengular di koridor utama penghubung kawasan Margonda dan Pancoran Mas, terutama pada jam padat pagi dan sore hari.
Langkah rekayasa lalu lintas ini langsung menuai beragam respons dari masyarakat.
Sebagian pengendara menyambut positif karena arus kendaraan di jalur utama terasa lebih mengalir tanpa adanya hambatan dari kendaraan yang memotong jalan.
Namun, tak sedikit pula warga lokal dan pelaku usaha di sepanjang Jalan Kartini yang mengeluhkan bertambahnya jarak tempuh karena harus memutar lebih jauh.
Poin Utama Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kartini
Penutupan Titik Krusial: Penutupan difokuskan pada u-turn yang berada di dekat persimpangan pemukiman padat dan area komersial yang selama ini menjadi titik leher botol (bottleneck).
Titik Putar Balik Alternatif: Pengendara dari arah Stasiun Depok Lama maupun Margonda diarahkan untuk menggunakan titik putar balik resmi di ujung koridor yang telah disiapkan petugas.
Evaluasi Berkala: Dishub Depok bersama Satlantas Polres Metro Depok menyiagakan personel di lapangan untuk memantau pergerakan arus kendaraan selama masa uji coba dua pekan ke depan.
Panduan bagi Pengguna Jalan
Rencanakan Rute Lebih Awal: Bagi warga yang beraktivitas di sekitar Jalan Kartini dan Pancoran Mas, alokasikan waktu ekstra untuk mengantisipasi perubahan alur perjalanan.
Patuhi Petunjuk Petugas: Perhatikan rambu portabel dan ikuti arahan petugas Dishub serta kepolisian yang berjaga di titik-titik krusial penutupan.
Manfaatkan Jalur Alternatif: Pengguna kendaraan pribadi disarankan memanfaatkan jalan lingkungan atau jalur alternatif di sekitar kawasan Citayam dan Grand Depok City (GDC) untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan di area putaran balik baru.
Hasil evaluasi dari uji coba ini nantinya akan menentukan apakah penutupan u-turn Jalan Kartini bakal dipermanenkan atau memerlukan penyesuaian rekayasa lalu lintas tambahan demi kenyamanan bersama.